Life

“Apakah arti sebenarnya dari ‘hidup’ ? Dan apakah arti ‘kehidupan’ bagi tiap orang ? Sesuatu yang berharga dan mereka sukai atau bukanlah apa-apa bahkan mereka membencinya ? Dan mereka juga membenci sekaligus menyalahkan orang yang membawa mereka kedunia ini dan memperkenalkan ‘kehidupan’ pada mereka ?”

Mengapa tiba-tiba saya menulis topik ini dan mempertanyakan arti ‘hidup’ sampai ‘kehidupan’ ? Saya juga tidak tahu cuma akhir-akhir ini saya sedang banyak pikiran dan suka terhanyut kedalam pikiran saya sendiri sehingga mengakibatkan saya tidak begitu perhatian bahkan konsentrasi sama keadaan disekeliling saya bahkan orang-orang disamping saya. Dan karena terhanyut sama pikiran sendiri maka saya pun menjadi bete sama sekeliling saya apalagi kalau lamunan saya terganggu sama orang (misalnya dipanggil atau diajak ngomong).

Saya tidak suka terlalu banyak mikir karena itu benar-benar menguras tenaga, baik itu mental maupun fisik saya. Sehingga beberapa hari ini pun saya merasa letih dan ngantuk. Tapi pada saat saya berada diatas ranjang saya, saya malah tidak bisa tidur dan pikiran pun melayang kemana-mana alias terbagi-bagi sehingga saya pun tidak sadar dan tidak tahu apa yang saya lamunkan..

Ini adalah bagian yang tidak saya suka dari diri saya. Saya termasuk tipe pemikir sehingga begitu ada masalah pribadi maupun kerjaan yang tidak bisa diselesaikan maka masalah itu akan mempengaruhi emosi dan pikiran saya sampai saya mampu menyelesaikannya. Begitu juga dengan masalah pelajaran, kalau ada soal yang tidak bisa saya selesaikan maka itu juga akan membuat saya memikirkan soal itu terus sampai saya tidak bisa konsentrasi untuk menyelesaikan soal berikutnya atau menyimak pelajaran. Saya sangat-sangat tidak suka sifat ini. Sifat ini ada baik dan tidak baiknya begitu juga dengan hidup didunia ini, ada baik dan tidaknya.

Pada saat kita menghadapi segala hal dengan lancar, tidak banyak pikiran dan berkecukupan maka kita tidak akan pernah memikirkan lebih jauh apa arti hidup kita di dunia ini dan apa arti kehidupan bagi kita bahkan tidak akan berpikir buat apa kita dibawa ke dunia yang gemerlap ini. Tapi pada saat kita sedang banyak masalah, banyak pikiran dan segalanya tidak berjalan dengan lancar atau sesuai dengan yang kita mau maka kita akan banyak memikirkan arti hidup bahkan bosan akan kehidupan kita yang selalu tidak berjalan dengan lancar ini sehingga kita akan mulai menyalahkan ini itu bahkan menyalahkan orang yang membawa kita ke dunia ini dan memperkenalkan kehidupan pada kita. Bahkan kita akan menyalahkan mereka dengan bertanya:

“mengapa kau membawaku ke dunia ini ? mengapa kau memperkenalkan kehidupan yang begitu susah kepadaku ? kalau kau tidak mampu membiayai kehidupanku dengan keadaan ekonomi-mu yang pas pas-an saja, mengapa kau masih ngotot mau membawaku ke dunia ini ? mengapa uang itu tidak kau simpan untuk kehidupanmu di hari tua nanti ?”

Diatas begitu banyak kata mengapa dan semua mengapa itu pun bukan yang ada dipikiran saya tapi itu adalah kata seorang anak kepada ibunya. Cerita ini saya dengar dari rekan kerja saya, kata-kata diatas dilontarkan oleh anaknya teman rekan kerja saya. Si anak mempunyai pemikiran begini karena mahalnya kehidupan Hong Kong dan mungkin segalanya tidak berjalan dengan lancar (menurut saya). Tapi saya juga termasuk salah satu anak durhaka juga karena kadang juga menyalahkan orang yang membawa saya kedunia ini hehe… Maafkan saya yach Bunda.. Padahal Bunda sudah susah payah mengandung dan membesarkan saya bahkan sudah memberikan yang terbaik buat anak durhaka ini ^_^

Saya harap orang-orang selalu merasa bersyukur akan kehidupan mereka yang sekarang dan tidak lupa untuk berterima kasih sama Pencipta kita sekaligus berterima kasih sama orang yang telah mengandung kita selama sembilan bulan dan setelahnya melahirkan kita yaitu Ibunda kita. Dan jangan lupa untuk berterima kasih sama orang yang membanting tulang untuk membesarkan kita yaitu Ayahanda kita.

Selalu lah merasa puas dengan apa yang kita miliki dan apabila kita mengalami sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan bahkan keinginan kita maka janganlah putus asa dan menyalahkan ini itu tapi cobalah selalu berpikir dan memandang dari arah yang positif maka kamu akan merasa sebenarnya ‘hidup itu indah’ dan kamu sebenarnya juga telah memiliki kehidupan yang indah bahkan bahagia ^_^

Seperti kata teman akrab saya:

“LIFE IS BEAUTIFUL, AS LONG AS YOU GOT THE GOOD PART”

4 Comments »

  1. 1
    me Says:

    so tetaplah berada di ‘good part’ … si ‘bad part’ suruh ke laut aje :p

  2. 3
    me Says:

    haha, ini beda. gak bisa melawan takdir sih :p


RSS Feed for this entry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.